Komisi IV DPRD Madina saat gelar RDP dengan Dinas Kesehatan diruang rapat komisi, Senin (16/03). (Foto:SM)
bbnewsmadina.com, Terkait dari maraknya berita virus Corona yang sudah melanda Indonesia, dengan data yang dihimpun dari juru bicara penanganan virus Corona Achmad Yurianto saat ini, ada 134 kasus positif Corona, 5 orang meninggal dunia, dan 8 orang sembuh.
Maka dari itu dengan kesiapsiagaan, Komisi IV DPRD Madina melakukan Rapat Dengar Pendapat dengan Dinas Kesehatan Madina yang dipimpin langsung oleh ketua komisi, Edy Anwar dan dihadiri seluruh anggota komisi, diruang rapat komisi, Senin, (16/03).
Zubaidah Nasution sekretaris komisi IV DPRD Madina usai Rapat Dengar Pendapat (RDP) dengan Dinas Kesehatan kepada bbnewsmadina.com menjelaskan, bahwa sampai hari ini kadis kesehatan belum punya pola samasekali untuk penanganan virus corona di madina.
“Besok mereka (Dinas Kesehatan) masih akan membahasnya dengan Bupati dan jajaran lainnya besera forkopimda,” jelas Zubaidah yang juga Sekretaris Komisi IV DPRD.
Lanjut Zubaidah, kami Komisi IV menganjurkan agar Dinas Kesehatan membagikan masker gratis untuk masyarakat Mandailing Natal, dan untuk penanganan atau pencegahan penularan covid-19 seperti alat pengukur suhu tubuh agar disediakan.
“Namun pihak Dinas Kesehatan tidak bisa menyanggupinya dengan alasan stok masker dalam keadaan habis, dan Dinas Kesehatan juga tidak mempunyai alat pengukur suhu tubuh guna mendeteksi warga yang mengalami demam dalam upaya mencegah penularan virus corona,” tukasnya.
Beliau juga berharap agar Pemerintah Daerah dalam hal ini Dinas Kesehatan secepatnya mengambil langkah konkrit, jangan dianggap remeh dalam menyikapi penyebaran virus Corona tersebut, dan jangan menunggu ada korban dulu baru ditindaklanjuti dengan serius.
“Saya berharap dalam menangani covid-19 pihak Dinas Kesehatan jangan sampai membuat panik masyarakat, dan Dinas Kesehatan harus ambil langkah-langkah terbaik demi kesehatan dan kenyamanan masyarakat Mandailing Natal,” ungkap Zubaidah. (DN)


