Pemkab Madina Santuni 5000 Anak Yatim Se-Kabupaten Madina

Bupati Madina, Drs Dahlan Hasan Nasution diwakili Asisten 1, Alamulhaq Daulay ketika membagikan santunan kepada anak yatim, Kamis (26/12) di Mesjid Nur Ala Nur Aek Godang Panyabungan. (Foto:LBS)

bbnewsmadina.com, Pemerintah Kabupaten Mandailing Natal (Madina) melalui Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kesra) melaksanakan penyerahan santunan kepada 5000 anak yatim se-Kabupaten Madina tahun 2019 di mesjid Nur Ala Nur, Kamis (26/12).

Pantauan bbnewsmadina.com, penyerahan santunan anak yatim dihadiri Bupati Madina, Drs Dahlan Hasan Nasution Asisten 1, Alamulhaq Daulay, Kakan Kemenag Madina, Zainal Arifin, Staf Ahli Bidang kemasyarakatan dan SDM, Drg Ismail Lubis, OPD, para camat, pengurus atau pendamping anak yatim, orangtua anak yatim dan anak yatim, diawali dengan pembacaan ayat suci Al-qur’an.

Adapun rincian jumlah anak yatim dari 23 Kecamatan yang ada di Kabupaten Madina yakni Kecamatan Siabu 585 orang, Bukit Malintang 125 orang, Panyabungan Utara 179 orang, Nagajuang 28 orang, Hutabargot 123 orang, Panyabungan Barat 212 orang, Panyabungan Kota 1001 orang, Panyabungan Timur 245 orang.

Panyabungan Selatan 137 orang, Puncak Sorik Marapi 140 orang, Lembah Sorik Marapi 155 orang, Tambangan 171 orang, Kotanopan 329 orang, Muara Sipongi 55 orang, Ulu Pungkut 64 orang, Pakantan 24 orang, Batang Natal 242 orang, Lingga bayu 208 orang, Rantobaek 125 orang, Batahan 220 orang, Sinunukan 185 orang, Natal 217 orang dan Muara Batang Gadis 230 orang.

Kabag Kesra Madina, Gading Pulungan dalam laporannya menyatakan acara ini merupakan kegiatan rutin yang dilakukan dalam setiap tahunnya. Dan kegiatan penyantunan anak yatim ini ditampung dalam APBD tahun 2019 dari dana bantuan sosial (bansos) kemasyarakatan.

“Untuk tahun 2019 ini kita menyerahkan santunan kepada 5000 orang anak yatim se-Kabupaten Madina dengan jumlah santunan perorangnya menerima sebesar 250 ribu perorang”.terangnya

Dan lanjutnya, untuk kegiatan penyerahan santunan anak yatim ini kita laksanakan tidak hanya di Mesjid Nur Ala Nur ini saja.  Ada juga yang diberikan di Kantor Camat masing-masing kecamatan, mengingat jauhnya jarak tempuh dan serta karena buruknya kondisi cuaca saat ini.

Bupati Madina, Drs Dahlan Hasan Nasution dalam pidatonya menyampaikan pelaksanaan penyantunan anak yatim se-Kabupaten Madina ini merupakan wujud kepedulian pemerintah kepada anak-anak yatim yang merupakan tanggungjawab bersama pemerintah dan seluruh lapisan masyarakat.

Dalam Hal ini lanjutnya, Pemkab Madina setiap tahun mengalokasikan anggaran untuk penyantunan anak yatim se-Kabupaten Madina berupa bantuan sosial kemasyarakatan untuk menghadirkan pemerintah dalam membantu meringakan beban yang ditanggung oleh anak-anak kita ini.

Sementara itu, Khoddin Nasution (60) salah seorang pengurus atau pendamping anak yatim dari Desa Malintang Julu kepada Andalas menuturkan ucapan terima kasihnya kepada Pemkab Madina atas perhatian dan kepeduliannya kepada para anak yatim yang ada di Kabupaten Madina umumnya dan Kecamatan Malintang khususnya.

Masih Khoddin, beliau berharap agar ditahun berikutnya pemkab Madina meningkatkan lagi dan terus mengadakan program santunan ini, agar para anak yatim yang menjadi tanggungan kita bersama dapat terus mendapatkan perhatian dari pemerintah.

“Untuk tahun depan saya berharap pemkab Madina melalui bagian kesra agar lebih meningkatkan lagi program bansos kemasyarakatan ini agar anak yatim kita, tetap merasa terbantu dan dapat mengurangi beban kehidupan mereka”.tandasnya

Amatan bbnewsmadina.com, Usai Bupati Madina, Drs Dahlan Hasan Nasution menyampaikan pidatonya. Acara kemudian dilanjutkan dengan penyerahan santunan kepada anak yatim di Mesjid Nur Ala Nur Aek Godang Desa Parbangunan Kecamatan Panyabungan. (LBS)

Tinggalkan Balasan