Tanam Perdana Kopi di Lahan PT KRI Ulupungkut, Bupati Madina : ‘Mengembalikan Kejayaan Kopi Mandailing’

Bupati Madina Drs Dahlan hasan nasution bersama pengusaha Nasional H.Abdul Satar melakukan penaman pernan kopi di Lahan PT KRI desa huta padang, minggu sore (1/3/2020). (Foto:Istimewa)

Untuk mengembalikan kejayaan kopi mandailing, Bupati Mandailing Natal Drs Dahlan Hasan Nasution bersama pengusaha nasional melakukan tanam kopi perdana di lahan PT kopi rakyat indonesia (KRI) Madina, Desa Huta padang, Kecamatan Ulupungkut, Minggu (1/3/2020).

Hadir dalam tanam kopi perdana tersebut, Bupati Madina Drs Dahlan Hasan Nasution, pengusaha nasional H.Abdul Satar, Jumadi, Syarif, Julius Djohan, Brigjen Said, dodit, Kadis Pertanian Madina Sihar Nasution, Ketua Kadin Madina, Ketua HIPMI Madina Zainal.

Lahan Perkebun PT KRI seluas 14 Hektar akan tanami kopi Arabika Mandailing ini akan di jadikan sebagai kebun percontohan, bagai mana berkebun kopi secara agro forestry, bagaimana berkebun berproduksi tinggi, menghasilkan citra rasa yang baik dan sedikit biaya serta dengan tetap menjaga Hutan lestari.

Insa Allah PT. KRI bisa berkontribusi kepada masyarakat Madina, dan insa allah kedepan ada simbiosis mutualisme,” ujar Pengusaha Nasional H. Abdul Satar saat memberikan sambutan di hadapan petani kopi.

“Mudah-mudan kita bisa manfaatkan lahan yang ada, denga tetap menjaga lahan tanpa merusak hutan dan bisa menyerap lapangan pekerja, serta saling menguntungkan.”

“Mohon dukungannya agar cita-cita kita yang mulia ini yaitu mensejahterakan petani kopi dapat terwujud dengan lancar,” harap Abdul.

Hal senada juga dikatakan Bupati Madina Drs Dahlan Hasan Nasution menyambut baik program PT Kopi Rakyat Indonesia (KRI) di Madina.

“Sangat mendukung program PT KRI, karena perkebunan ini tidak semata untuk mencari untung, tetapi tetap menjaga dan memilihara hutan ini,” lukas Dahlan Hasan.

Lanjut Beliau, “Perkebunan ini harus menjadi contoh, bahwa berkebun itu tidak harus di hancuri semua kayu-kayu ini seperti yang di buat PT KRI ini.”

“Saya minta kepada Camat, masyarakat Ulupungkut agar tetap menjaga air dan hutan, jangan lagi ada yang menembaki burung pake senapan, tidak bisa semua kita larang menimal di kebun PT KRI,”pintah Dahlan.

Mudah-mudahan Kehadiran PT KRI di Madina bisa membawa berkah buat Madina khususnya masyarakat Kecamatan Ulupungkut. (DN)

Tinggalkan Balasan