Kadis Kesehatan Kota Padangsidimpuan, Sopian Subri Lubis (kiri) berbincang bersama Wakil Direktur Administrasi dan Keuangan RSUD, Parlindungan Pasaribu, SKM dan Wakil Ketua DPRD, Rusydi Nasution (kanan) Terkait isu virus Corona
bbnewsmadina.com, Didampingi pihak keluarga dan tenaga medis Dinas Kesehatan Kota Padangsidimpuan seorang wanita berinisial Z (37) yang memiliki riwayat perjalanan dari negara Singapore diberangkatkan ke RSU Haji Adam Malik Medan Selasa (3/3), atas dugaan suspect covid 19 atau Corona.
Informasi yang dihimpun, awalnya Z yang berdomisili di Kecamatan Padangsidimpuan Selatan merasa kondisi tubuhnya sedang tidak fit, dan kemudian pergi ke salah satu praktek dokter di daerah Silandit, Kota Padangsidimpuan, untuk memeriksakan kondisi tubuh. Dan oleh dokter yang merasa curiga dengan kondisi Z, dianjurkan untuk melakukan rongent.
Saat yang bersangkutan berada di rumah sakit untuk melakukan rongent, di media sosial facebook menjadi heboh karena adanya postingan yang menyebutkan seorang warga Padangsidimpuan positif virus corona di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Padangsidimpuan.
Postingan itu dengan cepat beredar ke masyarakat. Pihak Dinas Kesehatan bersama RSUD Kota Padangsidimpuan yang mendapat kabar itu, langsung memantau dan mengecek kondisi yang bersangkutan. Dan setelah pihak keluarga Z berembuk, yang bersangkutan dirujuk ke RSU.Haji Adam Malik Medan.
Kepala Dinas Kesehatan Kota Padangsidimpuan, Sopian Subri Lubis ditemui di RSUD Padangsidimpuan Selasa (03/03) mengaku, kabar yang beredar itu dapat meresahkan masyarakat.
“Kita dari Dinas Kesehatan Kota Padangsidimpuan, bahwasanya pasien yang diduga itu, sebetulnya riwayat perjalanannya memang betul tanggal 26 berangkat ke Singapura dan tanggal 27 ke Batam. Tanggal 28 Januari 2020, yang bersangkutan sudah ada di Padangsidimpuan,” tuturnya.
Dia mengatakan, masa inkubasi dari pada corona tersebut adalah 14 hari.
“Sementara atas nama yang terduga dari pada penyakit tersebut, berada di Kota Padangsidimpuan sudah sebulan lebih,” ujarnya.
Penyakit yang diderita oleh yang bersangkutan, tegas Sopian, belum jelas atau belum dapat dipastikan corona.
“Gejala yang ada pada yang bersangkutan juga belum pas untuk dikategorikan terpapar corona, karena suhu tubuhnya hanya 36,5 derajat celcius yaitu masih dinyatakan normal. Meski begitu kita tunggu hasil diagnosa dari RSU. Haji Adam Malik Medan, dan malam ini yang bersangkutan diberangkatkan untuk dirujuk ke RSU.Haji Adam Malik Medan karena mereka yang memiliki peralatannya,” jelas Sopian.
Sementara itu Wakil Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Padangsidimpuan, Rusydi Nasution yang mendapat kabar itu juga turut hadir di RSUD Kota Padangsidimpuan untuk mengecek kebenarannya.
“Seharusnya segala informasi yang berhubungan dengan suspect corona berasal dari tim terpadu lintas sektoral yang dibentuk secara formal, agar tidak menimbulkan informasi yang meresahkan masyarakat. Dengan terbentuknya tim, terlihat keseriusan dan kesiapan kita dalam menangani wabah ini,” terang Rusydi. (Ty)
