Dahlan-Aswin saat menerima surat rekomendasi dari Partai Perindo, Rabu (22/07).
bbnewsmadina.com, Pasangan Dahlan Hasan Nasution-Aswin Parinduri sebagai calon bupati dan calon wakil bupati Mandailing Natal kembali memperoleh dukungan dari Partai Perindo.
Surat rekomendasi tersebut diserahkan Ketua DPP Partai Perindo, Ahmad Rofiq kepada Dahlan-Aswin di Kantor DPP Partai Perindo, Menteng, Jakarta Pusat, Rabu (22/07), yang didamipingi oleh Wakil Ketua Umum Perindo Syafril Nasution dan pengurus DPW Madina dan Ketua DPD Perindo Sumut Rudi Zulham Hasibuan serta sejumlah perwakilan pengurus partai politik pendukung.
Sekjen DPP Partai Perindo Ahmad Rofiq mengatakan, partainya berterima kasih karena telah diajak bergabung menjadi bagian dari koalisi Dahlan-Aswin.
Dimana Penyerahan rekomendasi kepada Dahlan-Aswin berdasarkan pertimbangan yang matang.
“Kita melihat waktu lima tahun itu singkat sekali rasanya, untuk itu perlu ada kesinambungan atau kelanjutan pembangunan di Madina. Oleh karena itu perlu memberikan kesempatan lagi kepada Pak Dahlan bersama calon wakilnya,” ujar Rofiq.
Rofiq pun berharap nantinya pasangan Dahlan-Aswin dapat menang dengan sempurna.
“Kemenangan bukan untuk partai koalisi, tapi untuk rakyat di sana,” ucapnya.
Sementara itu, Dahlan Hasan Nasution merasa senang karena telah resmi mendapatkan dukungan Perindo. Dia menganggap dukungan yang diberikan partai pimpinan Hary Tanoesoedibjo menjadi pendorong dan semangat dirinya bersama Aswin untuk mengikuti kontestasi demokrasi di Madina.
“Perindo walaupun partai baru, sudah mendapatkan dua kursi. Tentu keberadaan Perindo menambah semangat kami,” tukas Dahlan.
Sebagai calon petahana, Dahlan merasa masih memiliki hutang pembangunan di Madina.
“Utamanya menyangkut penyelesaian Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) yang pelabuhannya telah dipersiapkan, dengan adanya pelabuhan tersebut, maka berbagai produk hortikultura asal Madina bisa dijual ke luar daerah,” pungkas Dahlan.
Untuk saat ini pasangan Dahlan-Aswin sudah memperoleh 11 kursi di DPRD madina, yaitu Golkar 5 kursi, PPP 2 kursi, NasDem 1 kursi, PKPI 1 kursi, dan Perindo 2 kursi. (Red)


