Bupati Madina jamu makan malam Kakanwil BPN Sumut di objek wisata Sampuraga, Rabu malam (12/08). (Foto:DN)
bbnewsmadina.com, Pemerintah Kabupaten Madina menggelar acara silaturahmi sekaligus jamuan makan malam dengan Kakanwil BPN Sumatera Utara yang dilaksanakan di objek wisata Sampuraga, Rabu malam (12/08).
Acara ini dihadiri oleh Bupati Madina, Drs. H. Dahlan Hasan Nasution, Kepala BPN Madina, Sekda, para Asisten, pimpinan OPD, Tokoh Agama, dan Tokoh Adat, serta undangan lainnya.
Bupati Madina, Drs. H. Dahlan Hasan Nasution pada kesempatan tersebut menyampaikan, ucapan terima kasih kepada Kakanwil BPN Sumut yang telah melakukan kunjungan kerja ke Madina.
“Terimakasih kami kepada pak Kakanwil BPN Sumut dan Ibu Kepala BPN Madina, Alhamdulillah disini proses sertifikat tanah sangat mudah. Masyarakat Madina sangat tertolong dengan program Badan Pertanahan Nasional, banyak disini Kecamatan yang baru tiga tahun ini, memiliki sertifikat tanah,” ujarnya.
Lanjut Bupati, “sebelumnya apabila mau mensertifikatkan tanah amat susah, seperti kami dari Pemkab Madina sudah tiga tahun dibayar kewajiban namun sertifikat belum keluar, tapi Alhamdulillah Minggu depan sertifikat tanah Pemda itu akan diserahkan oleh ibu kepala BPN Madina kepada kami sekitar 60 sertifikat.
“Dan sertifikat tanah bandara yang akan dibangun di bukit Malintang hanya satu bulan, ini sangat menolong kepada masyarakat maupun kepada Pemerintah. Untuk itu kami menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada bapak kakanwil BPN Sumut, dan kepada para OPD segera selesaikan sertifikat aset-aset kita semua,” tandas Bupati.
Sementara itu Kakanwil BPN Sumatera Utara, Dr. H. Dadang Suhendi menyampaikan, bahwa keberadaan kantor pertanahan di setiap Kabupaten dan Kanwil Provinsi tentu saja ini harus menjadi satu kesatuan.
“Instansi vertikal yang mengurus wilayah republik Indonesia ini, bukan sekedar pabrik sertifikat, bukan sekedar membuat legalitas, tetapi masih banyak tugas BPN untuk menunjang pembangunan di setiap daerah. Salah satunya adalah bagaimana peran BPN itu untuk mengoptimalisasi pendapatan daerah agar bisa membangun dengan potensi yang ada.”
“Dari sebuah legalitas sertifikat yang kita buat tentu saja akan membawa dampak yang sangat signifikan, bagaimana masyarakat dengan satu buah buku sertifikat tersebut bisa tumbuh berkembang, baik modal usahanya, maupun untuk menyelesaikan permasalahan, tentu dengan bantuan peran perbankan, peran Bupati dan juga seluruh unsur sangat dibutuhkan,” ungkapnya.
Kakanwil BPN juga menambahkan, cara untuk mengoptimalisasi pendapatan daerah melalui kerjasama antara Bupati dengan Kepala BPN, agar setiap transaksi jual beli, transaksi peralihan hak atas tanah dan bangunan itu benar-benar bisa meningkatkan Pendapatan Daerah.
“Semoga dengan suasana silahturahmi ini bisa lebih meningkatkan hubungan sinergitas antara BPN dengan Pemerintah Daerah didalam melaksanakan seluruh tugas-tugas kami di Madina ini,” tandas Dadang. (DN)

