
bbnewsmadina.com, – Mandailing Natal – Suasana haru dan penuh harapan menyelimuti aula Kantor Bupati Mandailing Natal saat penyaluran bantuan perbaikan rumah bagi warga terdampak bencana diserahkan secara simbolis. Kolaborasi antara Pemerintah Kabupaten Mandailing Natal dan Bank Rakyat Indonesia melalui BRI Cabang Panyabungan menjadi wujud nyata kepedulian terhadap masyarakat yang tengah berjuang bangkit.
Bupati Mandailing Natal, Saipullah Nasution bersama jajaran dan Pemimpin BRI Panyabungan menyerahkan langsung bantuan kepada warga yang rumahnya mengalami kerusakan ringan hingga sedang akibat bencana hidrometeorologi Siklon Senyar beberapa waktu lalu.
Dalam kegiatan tersebut turut hadir Wakil Bupati Madina, Ketua DPRD Madina, para pimpinan OPD, unsur TNI dan Polri, para camat, kepala desa, serta para penerima bantuan. Kehadiran berbagai unsur ini mencerminkan sinergi dan komitmen bersama dalam mempercepat pemulihan pascabencana.
Agenda penyerahan bantuan ini juga dipimpin secara serentak oleh Pratikno selaku Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan melalui sambungan daring. Dalam arahannya, ia menyampaikan bahwa kegiatan tersebut merupakan bagian dari percepatan rehabilitasi dan rekonstruksi pascabencana sekaligus penguatan ketahanan masyarakat terdampak.
Menko PMK menegaskan, bantuan tersebut merupakan wujud komitmen pemerintah pusat dan daerah dalam membangun kembali kehidupan masyarakat terdampak sesuai arahan Presiden Prabowo Subianto.
“Tidak hanya mengembalikan kehidupan masyarakat terdampak kembali normal, tetapi juga harus menjadi lebih baik lagi,” ujar Pratikno, Selasa (03/03/2026).
Ia menambahkan, pemerintah akan terus memberikan dukungan agar proses pemulihan berjalan optimal serta meminta kepala daerah untuk mengawal secara serius tahapan rehabilitasi dan rekonstruksi.
“Atas arahan Presiden, bukan hanya membangun kembali, tetapi membangun lebih baik. Kepada para bupati agar mengawal proses pemulihan ini,” tegasnya dalam pertemuan virtual tersebut.
Secara keseluruhan, Kabupaten Mandailing Natal mendapatkan bantuan senilai Rp3,27 miliar. Rinciannya, untuk kategori rusak ringan sebanyak 134 kepala keluarga (KK) menerima total Rp2,01 miliar, sedangkan kategori rusak sedang sebanyak 42 KK menerima bantuan senilai Rp1,26 miliar. Bantuan tersebut diharapkan dapat mempercepat proses perbaikan rumah warga sehingga mereka dapat kembali menempati hunian yang layak dan aman.
Pemimpin BRI Panyabungan, Benny Susanto, menyampaikan bahwa bantuan ini merupakan bagian dari komitmen (Himbara) BRI untuk selalu hadir di tengah masyarakat, khususnya saat menghadapi situasi darurat. Tidak hanya fokus pada layanan perbankan, BRI juga menjalankan peran sosial guna membantu pemulihan ekonomi dan kehidupan warga.
Bagi para penerima, momen penyerahan bantuan itu bukan sekadar seremoni. Ia menjadi penanda bahwa perhatian dan solidaritas terus hadir. Dari atap yang akan kembali terpasang hingga dinding yang akan kembali berdiri kokoh, tersimpan harapan untuk menata kembali kehidupan dengan semangat yang lebih kuat. (DN)