Dugaan kutipan dari sertifikasi Guru yang dicairkan, Ketua Garda Bangsa: “Kadis Pendidikan Madina Bungkam saat ditanya”

bbnewsmadina.com, – Mandailing Natal, Pengaduan dari sejumlah Guru dilingkup pemerintah Kabupaten Mandailing Natal, mengenai Dugaan kutip mengutip jelang lebaran idul fitri kemaren semakin menajam. Para guru guru yang dana sertifikasinya cair dikutip Rp.20.000/ Guru dan ada juga yang mengaku dikutip Rp. 200.000 dengan dalih uang Tunjangan Hari Raya (THR).

Dari pengakuan sejumlah Guru tersebut yang tidak mau identitasnya di buka mengaku, pelaku pengutipan uang THR dari peserta sertifikasi yang dikutip oleh Kepala Sekolah akan diberikan ke Korwil, lalu infonya akan disetor ke Dinas Pendidikan Kabupaten Mandailing Natal.

“Untuk wilayah korwil kota, kami dikutip Rp.20.000/ guru yang dana sertifikasinya cair . katanya sih untuk THR,” Ungkap Seorang Guru yang meminta identitasnya di rahasiakan.

Sementara dari guru lain mangaku bukan Rp. 20.000, tapi Rp. 200.000. “Bukan Rp. 20.000 bang, tapi Rp. 200.000, Saya mengalami sendiri”. Ujar Guru yang tak mau disebut identitasnya.

Terkait pengakuan Guru penerima Dana Sertifikasi tentang adanya pemungutan Uang, Ketua DKC Garda Bangsa Madina mengkonfirmasi Kadis Pendidikan Kabupaten Mandailing Natal, akan tetapi Kadis Pendidikan Madina Bungkam saat ditanya.

Dari bungkamnya Kadis Pendidikan, Ketua DKC Garda Bangsa Madina (Ahmad Yusuf Tanjung) mengatakan dugaan itu akan semakin Kuat kalau Kadis Pendidikan Madina sendiri bungkam saat ditanya mengenai isu itu.

“Saya mengkonfirmasi Kadispen Madina mengenai isu ini tapi dia bungkam, sehingga dari diamnya kadispen menurut saya akan membuat dugaan itu semakin kuat telah terjadi seperti pengakuan beberapa Guru di Madina” Jelasnya ke insans pers (30/03/26).

Yusuf mengatakan akan memperdalam isu ini kalau tidak ada penjelasan yang jelas dari Kadis Pendidikan Madina.

“Saya akan memperdalam isu ini, dengan mancari Guru yang mau bersaksi secara langsung mengenai Kutipan ini, dan akan menempuh jalur yang seharusnya dan saya akan adukan juga ke Bupati Madina”. Ujar Ketua Garda Bangsa Madina.

Seperti diketahui, jumlah guru sertifikasi di wilayah Kabupaten Mandailing Natal ada 2000 lebih guru penerima sertifikasi. Apabila benar adanya kutipan THR yang berlaku bagi guru sertifikasi, maka dana yang diperoleh cukup pantastis. (BN)

Tinggalkan Balasan