Bupati Madina : Tidak Ada Tipikor Dalam Pembangunan Tapian Sirisiri Syariah Dan Taman Raja Batu

bbnewsmadina.com, Mencermati pemberitaan dibeberapa media Massa dan juga Media Sosial. Saya selaku Bupati Mandailing Natal (Madima) dengan ini menyatakan bahwa tidak ada perbuatan korupsi baik di Tapian Siri-Siri Syariah maupun di Taman Raja Batu.
Hal itu disampaikan Bupati Madina, Drs. H. Dahlan Hasan Nasution, jum’at sore (26/1/2018) menanggapi gencarnya pemberitaan dimedia massa dan media sosial yang menyudutkannya.
“Pada hakikatnya saya adalah seorang yang sangat senang dikoreksi karena saya adalah seorang manusia yang tidak luput dari berbagai kelemahan dan kesalahan” ujarnya
Masih Dahlan, mengingat kedua kegiatan pembangunan Tapian Sirisiri Syariah dan Taman Raja Batu sudah dilaporkan ke Penegak Hukum, dalam hal ini Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara (Kejatisu) dan Sekretaris Daerah beserta beberapa staf sudah dimintai keterangan. Saya meminta agar kita menghargai proses yang sudah dan akan dilaksanakan oleh pihak Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara.
“Saya sangat tidak suka aparat penegak hukum kita ikut direndahkan dengan mengatakan bahwa para staf yang dimintai keterangan telah bermain mata dengan pihak Kejaksaan Tinggi karena hal ini sangat bertentangan dengan norma-norma yang ada di Negara hukum yang seharusnya kita semua tanpa terkecuali harus menjunjung tinggi penegakan hukum dan jauhkan propokasi terlebih-lebih pembentukan opini agar hukum benar-benar tegak di negeri tercinta ini”ungkapnya
Silahkan benci kepada saya, silahkan menghujat saya, tapi jangan lari dari hukum yang berlaku. Kejaksaan Tinggi menurut laporan Sekretaris Daerah akan turun kelapangan melihat kanyataan yang ada . namun perlu kita ingat dari semua yang kami kerjakan pada hakikatnya adalah bertambahnya Aset Pemerintah, kenapa dikatakan Korupsi ? sebutnya penuh tanya.
Lanjutnya, seperti Tapian Siri-Siri Syariah sudah dapat kita jadikan sebagai tempat Upacara, yang mana selama ini, dari tahun ke tahun menyewa yang jika dikumpulkan Pemerintah akan mengeluarkan uang ratusan juta Rupiah dan demikian juga halnya Taman Raja Batu, kesemuanya berbagai kegiatan Pemerintah dan juga Elemen Masyarakat sudah sering kita laksanakan di Taman Raja Batu.
Begitu juga Baik kegiatan Pemerintah yang berskala Kabupaten, Provinsi bahkan Nasional, seperti halnya penyerahan sertifikat tanah yang diproses BPN diserahkan oleh Bapak Presiden RI Joko Widodo dan juga penyerahan Kartu Indonesia Sehat dan Kartu Indonesia Pintar oleh Bapak Presiden, yang kesemuanya menyangkut nama harum Kabupaten Mandailing Natal.
Belum lagi sewaktu acara Tekhnologi Tepat Guna tingkat Sumatera Utara dihadiri puluhan ribu manusia yang datang dari Kabupaten/ Kota se Sumatera Utara, yang secara nyata sangat membantu perekonomian Masyarakat karena para ahli Ekonomi pada saat itu menyatakan dari hasil transaksi yang ada dan juga dari menjual makanan dan minuman Masyarakat mendapat penghasilan ratusan juta Rupiah, pada sisi lain Masyarakat Mandailing Natal tidak lagi harus pergi berekreasi ke Bukit Tinggi maupun Aek Sijorni serta tempat lainnya, yang resikonya sangat besar sekali diperjalanan”tandasnya. (Redaksi)

Tinggalkan Balasan