
bbnewsmadina.com, – Mandailing Natal, Warga Lorong Aek Galoga, Desa Pidoli Lombang, Kecamatan Panyabungan, Kabupaten Mandailing Natal (Madina), digegerkan dengan penemuan seorang perempuan yang diketahui merupakan guru SMK Negeri 2 Panyabungan, Sabtu (20/9/2026) pagi.
Korban diketahui bernama Saripah Pulungan (57), warga Lorong Aek Galoga, Desa Pidoli Lombang, Kecamatan Panyabungan. Korban ditemukan dalam kondisi tidak bernyawa di dapur rumahnya setelah pihak keluarga dan tetangga merasa curiga karena korban sudah sekitar dua hari tidak dapat dihubungi melalui telepon seluler.
Adik korban mengatakan, dirinya mengetahui kejadian tersebut sekitar pukul 07.00 WIB, setelah anak korban yang tinggal di Jawa menghubunginya karena telepon seluler korban tidak aktif.
“Sudah dua hari HP-nya tidak aktif. Jadi anak dari ibu ini yang tinggal di Jawa menghubungi saya. Korban ini adalah kakak saya yang merupakan guru SMK 2,” ujarnya.
Kecurigaan kemudian semakin menguat setelah tetangga korban melihat adanya kejanggalan di rumah tersebut. Anak korban bersama warga kemudian mendobrak pintu rumah dan masuk untuk memastikan kondisi korban.
Setelah dilakukan pemeriksaan di dalam rumah, korban ditemukan dalam kondisi tergeletak di bagian dapur. Korban diduga telah meninggal dunia sekitar dua hari sebelum ditemukan.
Kepala Desa Pidoli Lombang, Syawal Nasri, membenarkan informasi tersebut. Ia mengatakan, informasi mengenai penemuan korban pertama kali diterimanya dari warga Lorong Aek Galoga.
“Informasi itu saya terima dari warga Lorong Aek Galoga. Setelah mengetahui informasi tersebut, saya kemudian menghubungi pihak Polsek setempat,” ujar Syawal Nasri.
Sementara itu, menurut keterangan tetangga korban, pada Jumat siang korban masih terlihat berada di sekitar rumah dan sempat berbincang dengan tetangganya.
Setelah ditemukan, jenazah korban kemudian dibawa ke rumah sakit untuk menjalani pemeriksaan medis dan autopsi guna mengetahui penyebab serta memastikan waktu kematian korban.
Hingga berita ini ditulis, penyebab kematian korban belum diketahui secara pasti. Informasi lebih lanjut masih menunggu hasil pemeriksaan medis dan keterangan resmi dari pihak kepolisian. (DN)





