
bbnewsmadina.com, Terkait dari peristiwa yang terjadi pada Jum’at malam lalu, dimana delapan orang warga Desa Sibanggor Julu kembali dilarikan ke Rumah Sakit Umum Panyabungan dan Rumah Sakit Permata Madina yang mengalami sesak nafas dan tak sadarkan diri.
Ketua DPRD Madina Erwin Efendi Lubis, SH saat menggelar konferensi pers di ruang kerjanya, Senin (19/09/22) meminta kepada Perusahaan agar segera merespon keluhan dari masyarakat.
“Apapun alasan dan situasinya, Perusahaan PT. SMGP harus segera merespon keluhan dari masyarakat, terlepas dari keracunan H2S atau penyebab lainnya.”
“Dari tahun 2021 saya selaku Ketua DPRD sudah menyampaikan baik kepada Pemerintah, Perusahaan dan masyarakat supaya semua kelompok ini harus sama-sama objektif, karena semua kejadian yang terus berulang kali ini tidak di inginkan oleh siapapun,” ungkapnya.
Erwin Lubis juga menjelaskan bahwa yang terjadi saat ini adalah disharmonisasi antara Perusahaan PT. SMGP dengan masyarakat sekitar.
“Saya melihat yang terjadi saat ini adalah kurang harmonisnya Perusahaan dengan masyarakat sekitar, dan Perusahaan ini tidak terlepas dari efek positif dan negatif. Seharusnya Perusahaan ini harus benar-benar bisa mencari cara bagaimana agar terjalin hubungan baik dengan masyarakat sekitar sehingga apabila terjadi permasalahan bisa langsung terselesaikan dengan kekeluargaan.”
Erwin juga mengaku bahwa Pemerintah dan DPRD sudah melaksanakan kontrol sesuai dengan tupoksinya dan juga ikut bertanggung jawab atas keselamatan masyarakat.
“Pemerintah dan DPRD bukan karena tidak respon atas permasalahan tersebut, tetapi sangat respon apapun yang terjadi, bahkan anggota DPRD yang pertama kali turun ke lapangan pasca kejadian.”
“Jadi mohon kepada semua pihak manapun, supaya dapat menahan diri jangan membuat statement yang pada akhirnya memunculkan perdebatan yang baru dan menjadi polemik di tengah-tengah masyarakat, dan kepada kelompok-kelompok tertentu, kalau memang anda mempunyai rasa tanggung jawab terhadap masyarakat Mandailing Natal, silahkan berikan masukan ataupun saran,” pungkas Ketua DPRD Madina. (DN)